Pemerintah Jerman menyetujui paket tax reform senilai €10 miliar pada Rabu (2/9/2026). Kebijakan pemotongan pajak ini ditujukan untuk meningkatkan pendapatan bersih bagi rumah tangga berpenghasilan rendah hingga menengah, terutama keluarga yang memiliki anak. reformasi fiskal ini akan diterapkan secara bertahap dan ditargetkan berlaku penuh pada tahun 2028.
Melalui skema ini, tunjangan bulanan anak di Jerman akan dinaikkan dari €259 menjadi €267 pada 2027, dan kembali naik menjadi €272 pada 2028. Tax-free income threshold juga akan ditingkatkan secara bertahap menjadi €12.564 pada 2027 dan mencapai €12.900 pada tahun berikutnya. Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil menjelaskan bahwa keluarga kelas menengah dengan 2 anak dapat mencatatkan penghematan lebih dari €600 per tahun setelah kebijakan ini berlaku penuh.
Untuk mengimbangi kebijakan pemotongan pajak, pemerintah berencana meningkatkan beban pajak bagi high net worth individuals. Pemerintah akan memberlakukan tarif pajak sebesar 45% untuk taxable income mulai dari €250.000, serta memperkenalkan tax bracket baru sebesar 47% bagi wajib pajak dengan penghasilan tahunan di atas €280.000. Klingbeil menyatakan bahwa penyesuaian tarif ini merupakan wujud keadilan sosial di mana kelompok berpenghasilan tertinggi diharapkan memberikan kontribusi yang lebih proporsional kepada negara.
Nantinya, kebijakan ini diperkirakan akan mempengaruhi postur fiskal Jerman. Setelah memperhitungkan kompensasi pendapatan dari penyesuaian pajak kelompok berpenghasilan tinggi, pemerintah tetap memproyeksikan defisit penerimaan pajak sebesar €1,55 miliar pada tahun ini. Angka tersebut diproyeksikan akan meningkat hingga mencapai €5,6 miliar pada 2028 seiring dengan berlakunya kebijakan secara komprehensif.
