Foto: Hubungan Masyarakat Pemerintah Kabupaten Wonosobo.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo mulai mendigitalisasi pembayaran tiket masuk objek wisata melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Uji coba tersebut mulai diterapkan pada 3 destinasi wisata yang dikelola oleh Pemkab Wonosobo, meliputi Gelanggang Renang Mangli, Taman Rekreasi Kalianget, dan Wisata Bukit Telaga Menjer.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Fahmi Hidayat menjelaskan bahwa uji coba digitalisasi pembayaran retribusi tiket objek wisata, tidak semata-mata ditujukan untuk mengikuti perkembangan teknologi. Menurutnya, digitalisasi pembayaran merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola penerimaan retribusi daerah.
“Kita ingin pelayanan pariwisata semakin mudah, cepat, dan transparan. Digitalisasi pembayaran tiket ini merupakan salah satu langkah konkret untuk mewujudkan hal tersebut,” jelas Fahmi dalam Forum Konsultasi Publik Pelayanan UPTD Pengelolaan Objek Wisata di Bukit Telaga Menjer, Kamis (27/08/2026).
Selain kemudahan pembayaran, pencatatan transaksi secara digital diharapkan dapat meningkatkan ketertiban dalam pengelolaan penerimaan tiket serta memudahkan pemerintah daerah melakukan pemantauan.
“Setiap transaksi melalui QRIS akan tercatat secara digital dan langsung masuk ke rekening kas daerah pada Bank Jateng. Dengan mekanisme tersebut,, kami berharap pengelolaan penerimaan semakin akuntabel dan dapat dipantau dengan lebih baik,” tegas Fahmi.
Lebih lanjut, Fahmi menegaskan bahwa penerapan QRIS pada 3 destinasi wisata tersebut akan terus dievaluasi untuk mengidentifikasi kendala dan memastikan sistem dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sebelum penggunaannya diperluas ke objek wisata lain yang dikelola Pemkab Wonosobo.
Selama masa uji coba, pemerintah daerah juga akan memberikan edukasi dan pendampingan kepada petugas serta wisatawan untuk mendukung adaptasi terhadap penggunaan pembayaran non-tunai.




