Pemerintah Australia resmi meluncurkan paket reformasi pajak terbesar dalam lebih dari dua dekade terakhir. Di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Anthony Albanese, kebijakan baru ini dirancang untuk meringankan beban pajak pekerja, membantu warga membeli rumah pertama, serta mendorong investasi dunia usaha. Pemerintah berharap reformasi ini dapat menciptakan sistem perpajakan yang lebih berpihak pada rakyat dan mempermudah masyarakat.
Bagi para pekerja, pemerintah memberikan keringanan langsung melalui program potongan pajak tahunan permanen sebesar AUD 250 yang akan dinikmati oleh lebih dari 13 juta pekerja mulai paruh kedua tahun 2027. Selain itu, pekerja juga akan mendapatkan pengurangan pajak instan sebesar AUD 1.000 untuk berbagai pengeluaran yang terkait dengan pekerjaan. Keringanan ini dirancang agar masyarakat tidak perlu lagi repot menyimpan bukti pembayaran fisik, sehingga proses pelaporan pajak setiap tahunnya menjadi jauh lebih praktis dan mudah.
Selain kesejahteraan pekerja, sektor perumahan turut menjadi fokus utama dalam reformasi ini. Mulai periode 2027-2028, pemerintah akan membatasi fasilitas pengurangan pajak atas kerugian investasi properti (negative gearing) sehingga hanya berlaku untuk pembangunan rumah baru.
Tidak hanya itu, pemerintah juga menghapus diskon pajak keuntungan modal (capital gains tax) sebesar 50% dan menggantinya dengan sistem penyesuaian inflasi. Langkah tegas ini diambil bersamaan dengan penerapan tarif pajak minimum 30% bagi dana perwalian (discretionary trusts) guna menciptakan kesetaraan dengan masyarakat yang hidup dari upah kerja.
Anthony menegaskan bahwa perombakan besar ini sangat berpihak pada aspirasi masyarakat, kesejahteraan pekerja, dan iklim investasi. Menurutnya, keseluruhan paket kebijakan ini dirancang secara khusus untuk membantu para pekerja, pembeli rumah pertama, serta pelaku usaha di seluruh negeri. Ia meyakini langkah ini akan membuat banyak warga Australia berpenghasilan lebih baik, menghemat lebih banyak uang, dan memiliki kemampuan untuk segera masuk ke pasar perumahan.
Di sektor bisnis pemerintah juga memperluas insentif pajak untuk modal ventura dan menyederhanakan insentif pajak untuk riset dan pengembangan dalam rangka mendukung inovasi bisnis tingkat tinggi. Sementara itu, untuk mendukung transisi energi berkelanjutan, pemerintah akan menerapkan diskon pajak tetap sebesar 25% untuk pembelian mobil listrik jenis tertentu.
