Pemerintah Inggris resmi meluncurkan paket Great British Summer Savings melalui pemangkasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 20% menjadi 5%. Kebijakan yang mulai berlaku efektif pada 25 Juni 2026 ini secara khusus menargetkan menu makanan anak-anak di restoran serta berbagai tiket rekreasi keluarga di seluruh wilayah Inggris Raya. Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk meringankan tekanan cost of living masyarakat agar mereka dapat menikmati masa liburan dengan anggaran yang lebih terjangkau.
Secara lebih rinci, penurunan harga dari fasilitas pemotongan pajak tersebut mencakup menu makanan anak-anak di berbagai restoran, serta tiket masuk sarana rekreasi seperti bioskop, teater, taman hiburan (theme park), kebun binatang, hingga sirkus. Berbagai pelaku usaha terkemuka di sektor hospitality and leisure maupun restoran cepat saji telah menyatakan kesiapannya berpartisipasi dalam program ini. Para pelaku usaha sepakat untuk meneruskan penghematan pajak agar dampaknya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat melalui penurunan harga akhir layanan mereka.
Selain pemotongan PPN di sektor rekreasi dan makanan, pemerintah juga mengumumkan kebijakan transportasi berupa perjalanan bus secara gratis bagi seluruh anak-anak. Fasilitas ini berlaku khusus di wilayah Inggris dan akan berjalan selama 1 bulan penuh pada bulan Agustus. Kebijakan ini disediakan untuk mempermudah mobilitas keluarga yang ingin bepergian saat liburan musim panas, terutama sebagai alternatif bagi mereka yang tidak memiliki akses terhadap kendaraan pribadi.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyampaikan bahwa program ini dirancang khusus untuk menjawab tekanan finansial yang tengah dihadapi oleh banyak rumah tangga. Menurutnya, persoalan ekonomi keluarga tidak hanya terbatas pada pemenuhan kebutuhan pokok semata. "Biaya hidup bukan sekadar tentang membayar tagihan, ini tentang kemampuan untuk mendanai momen-momen penting bersama keluarga," ujarnya pada Kamis (25/6/2026).
Sejalan dengan pandangan tersebut, Menteri Keuangan Inggris Rachel Reeves menyatakan bahwa program ini menawarkan dual benefit, yakni membantu keuangan rumah tangga sekaligus mendorong aktivitas bisnis lokal. Ia menambahkan bahwa insentif ini diharapkan mampu mempermudah keluarga menciptakan kenangan bersama, sekaligus memberikan stimulus ekonomi yang positif bagi berbagai bisnis di seluruh negeri.
