Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help Help

PPN dan PPnBM
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah dan permasalahannya
Topik = 12357 , Bahasan = 96148

Pencetus Pendapat
tanugroho471

Genuine


Location : Everywhere.
Joined : 28 Mar 2008.
Posts : 1630.
22 Mar 2013 10:40 Help Help

Originaly posted by hangsengnikkei:
masa iye bang emas batangan terutang PPN jg?

buat hadiah kan? bukan jualan kayak antam?

hangsengnikkei

Genuine


Location : Dibelakangmu.
Joined : 06 Jan 2012.
Posts : 6787.
22 Mar 2013 10:45 Help Help

Originaly posted by tanugroho471:

buat hadiah kan? bukan jualan kayak antam?

hooh buat hadiah...apa bedanya sama hadiah kl ngasi uang?kan sama2 non BKP...masa ngasi uang ga kena PPN, trs kl emas batangan kena PPN, atau jgn2 batangan mas2 kali nih rekan...

salam,
guyon dikit

tanugroho471

Genuine


Location : Everywhere.
Joined : 28 Mar 2008.
Posts : 1630.
22 Mar 2013 10:47 Help Help

Originaly posted by hangsengnikkei:
atau jgn2 batangan mas2 kali nih rekan...


sepakat...

begawan5060

Genuine


Location : Yogyakarta.
Joined : 06 Jan 2009.
Posts : 21858.
22 Mar 2013 10:56 Help Help

Originaly posted by hangsengnikkei:
kl atas pemberian hadiah undian kpd konsumen terutang PPN ga (uang, voucher, hape), trs kalo hadiah emas apakah terutang PPN jg?bikin FP nya gmn ya?

Penjualan, pemberian hadiah, pemberian cuma-cuma, pemakaian sendiri ---> terutang PPN sepanjang yang diserahkan BKP atau JKP

tanugroho471

Genuine


Location : Everywhere.
Joined : 28 Mar 2008.
Posts : 1630.
22 Mar 2013 11:01 Help Help

SURAT DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR S - 1112/PJ.322/2005

TENTANG

PERTANYAAN PENGENAAN PPN ATAS INSENTIF/BONUS

DIREKTUR JENDERAL PAJAK,

Sehubungan dengan surat Saudara Nomor XXX tanggal 09 September 2005 hal sebagaimana tersebut pada
pokok surat, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Surat Saudara pada dasarnya mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
a. Kenyataan di lapangan pemberian insentif/bonus/hadiah dan penghargaan yang terjadi pada
beberapa produsen seperti ABC, BCA, PQR, dll kepada dealer/distributornya tidak
diperhitungkan secara jelas dan transparan dengan jumlah yang signifikan. Atas pemberian
insentif/bonus/hadiah dan penghargaan ini tidak dikenakan PPN tetapi hanya dipotong PPh
Pasal 21 untuk Wajib Pajak Pribadi atau PPh Pasal 23 untuk Wajib Pajak Badan, berdasarkan
Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor : SE-12/PJ.43/2002 tentang Intensifikasi
Kewajiban Pemotong PPh dan PPN Dalam Rangka Peningkatan Potensi Perpajakan;
b. Saudara memohon penjelasan dan penegasan apakah atas pemberian insentif/bonus/hadiah
dan penghargaan, merupakan objek PPN mengingat margin Laba Kotor yang diperoleh
distributor hanya sekitar 5%. Seringkali terjadi margin tersebut lebih kecil bahkan hingga 0%,
sehingga Pajak Keluaran = Pajak Masukan. Kondisi tersebut menyebabkan PPN terutang lebih
kecil hingga nihil, padahal dealer menerima bonus/insentif/hadiah dan penghargaan.

2. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 Tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang Dan
Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000, diatur antara lain:
a. Pasal 1A ayat (1) huruf d, yang termasuk dalam pengertian penyerahan Barang Kena Pajak
adalah pemakaian sendiri dan atau pemberian cuma-cuma atas Barang Kena pajak.
Dalam memori penjelasan Pasal 1A ayat (1) huruf d disebutkan bahwa pemberian cuma-cuma
diartikan sebagai pemberian yang diberikan tanpa pembayaran baik barang produksi sendiri
maupun bukan produksi sendiri, antara lain pemberian contoh barang untuk promosi kepada
relasi atau pembeli.
b. Pasal 4, Pajak Pertambahan Nilai dikenakan atas:
- Huruf a, penyerahan Barang Kena Pajak di dalam Daerah Pabean yang dilakukan
oleh Pengusaha;
- Huruf c, penyerahan Jasa Kena Pajak di dalam Daerah Pabean yang dilakukan oleh
Pengusaha.

3. Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-87/PJ./2002 tentang Pengenaan Pajak Pertambahan
Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas Pemakaian Sendiri dan atau Pemberian cuma-cuma
Barang Kena Pajak dan atau Jasa Kena Pajak, antara lain mengatur:
a. Pasal 1 angka 3, dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini, yang dimaksud dengan
pemberian cuma-cuma adalah Barang Kena Pajak adalah pemberian yang diberikan tanpa
imbalan pembayaran baik barang produksi sendiri maupun bukan produksi sendiri, termasuk
pemberian contoh barang untuk promosi kepada relasi atau pembeli.
b. Pasal 4:
- Ayat (1), atas pemberian cuma-cuma Barang Kena Pajak baik yang dilakukan secara
tersendiri atau menyatu dengan barang yang dijual terutang Pajak Pertambahan Nilai
dan harus diterbitkan Faktur Pajak;
- Ayat (5), Dasar Pengenaan Pajak yang digunakan untuk menghitung besarnya Pajak
Pertambahan Nilai yang terutang adalah Harga Jual atau Penggantian setelah dikurangi
laba kotor.
c. Pasal 5 ayat (1), disamping dikenakan Pajak Pertambahan Nilai, atas pemakaian sendiri dan
atau pemberian cuma-cuma Barang Kena Pajak produksi sendiri yang tergolong mewah, juga
dikenakan Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

4. Sesuai dengan pengertian dan peristilahan perdagangan insentif adalah penghargaan yang diberikan
terhadap suatu subjek karena kinerja yang melampaui suatu standar yang telah ditetapkan.

5. Berdasarkan hal-hal tersebut di atas serta memperhatikan isi surat Saudara pada angka 1 dengan ini
kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:
a. Atas pemberian bonus/insentif/hadiah/penghargaan dari main dealer kepada dealer/distributor
sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan lainnya atau imbalan prestasi terutang PPN.
b. Dalam hal bonus/insentif/hadiah/penghargaan tersebut diberikan dalam bentuk Barang Kena
Pajak
, maka atas pemberian bonus/insentif/hadiah/penghargaan tersebut termasuk dalam
kategori pemberian cuma-cuma dan atas penyerahannya terutang PPN dan PPnBM
sebagaimana dimaksud pada butir 4 di atas, serta harus diterbitkan Faktur Pajak.

Demikian disampaikan.



DIREKTUR PERATURAN PERPAJAKAN,

ttd.

HERRY SUMARDJITO
NIP 060061993

sorii brayy,.. kalo baca aturan ini sih, ngasih emas kaga kena... terserah agan aja dah,kl begitu mau ngenain apa kaga :P

hangsengnikkei

Genuine


Location : Dibelakangmu.
Joined : 06 Jan 2012.
Posts : 6787.
22 Mar 2013 11:03 Help Help

Originaly posted by begawan5060:
Penjualan, pemberian hadiah, pemberian cuma-cuma, pemakaian sendiri ---> terutang PPN sepanjang yang diserahkan BKP atau JKP

iya mbah...terbitin FP nya pake 040 ya?
potong pph jg (ga ikhlas amat sih ngasi hadiah ama org ya)
ada jalan lain ga mbah supaya "hadiah" ini ga kena PPN dan PPh?contohnya kyk "hadiah" nya diberikan dlm bentuk diskon? (bocoran ni...)

hangsengnikkei

Genuine


Location : Dibelakangmu.
Joined : 06 Jan 2012.
Posts : 6787.
22 Mar 2013 11:05 Help Help

Originaly posted by tanugroho471:
sorii brayy,.. kalo baca aturan ini sih, ngasih emas kaga kena... terserah agan aja dah,kl begitu mau ngenain apa kaga :P

emas nya emas batangan ya mas bro...
tempat "kita" dulu ngasi mobil ga nerbitin PPN lolos2 aja tuh bray...wkwkwk...biar org pajak ada yg liat thread ini trs nyari2 datanya supaya dikejar PPN nya

salam,
whistle blower

tanugroho471

Genuine


Location : Everywhere.
Joined : 28 Mar 2008.
Posts : 1630.
22 Mar 2013 11:10 Help Help

Originaly posted by hangsengnikkei:
emas nya emas batangan ya mas bro...

iya kaga kena PPN kl menurut eike, kalo batangan mas2x baru kena PPh atas jasa kenikmatan :P

Originaly posted by hangsengnikkei:
tempat "kita" dulu ngasi mobil ga nerbitin PPN lolos2 aja tuh bray...

karena uncle Sal, pinter nyatetnya :D

regards

sarimin

Genuine


Location : Planet Hanoman.
Joined : 22 Oct 2012.
Posts : 586.
22 Mar 2013 11:12 Help Help

Originaly posted by hangsengnikkei:
biar org pajak ada yg liat thread ini trs nyari2 datanya supaya dikejar PPN nya

tunggu agan AR 'P' beraksi

tanugroho471

Genuine


Location : Everywhere.
Joined : 28 Mar 2008.
Posts : 1630.
22 Mar 2013 11:15 Help Help

Originaly posted by sarimin:
Originaly posted by hangsengnikkei:
biar org pajak ada yg liat thread ini trs nyari2 datanya supaya dikejar PPN nya

tunggu agan AR 'P' beraksi


jiakakakkkk,... ane tau tuh kantornya dimana.. kalo agan AR 'P' nanya.. terdaftar di KPP besar lg :P

-peace-

Halaman 2 dari 3 •  1  2  3   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •