Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help

Lain-lain
Menampung semua hal diluar kategori yang sudah ada
Topik = 7105 , Bahasan = 47435

Pencetus Pendapat
budianto

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 25 Apr 2008.
Posts : 2359.
06 May 2008 08:21

Dear Ortax member,

saya newbie disini, pernah menerima faktur pajak dengan Harga Jual dikurangi Uang Muka senilai 100%, jadi DPP = 0 dan PPN = 0
contoh :
Harga Jual Rp. 100,-
Uang Muka Rp. 100,-
DPP Rp. 0,-
PPN Rp. 0,-
Apakah faktur pajak tsb dapat dibenarkan ? tidak cacat ?
terima kasih.

adyudha

Junior


Location : .
Joined : 06 Sep 2007.
Posts : 80.
06 May 2008 08:39

Maaf ya rekan Budianto, tapi sepertinya transaksi yang dilakukan tidak masuk akal ya. Kalau memang dibayarka 100% berarti tidak ada uang muka dan langsung dibayar penuh. Berarti PPN langsung dikenakan.

Coba baca ps. 2 PER-159 mengenai saat pembuatan FP. Pada poin d disebutkan bahwa FP harus dibuat paling lambat pada saat penerimaan pembayaran termin dalam hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan. Artinya apabila kasus seperti bapak di atas, maka seharusnya PPN tetap dikenakan. cmiiw.

salam,
agusDy

kikie

Senior


Location : .
Joined : 10 Apr 2008.
Posts : 526.
06 May 2008 12:43

saya sependapat dengan adyudha
PPN dikenakan atas pembayaran dari penyerahan barang atau jasa, jika pembayaran sudah lunas, maka pak budi tidak perlu membuat Faktur Pajak Standar

mungkin yg perlu di adjust adalah di akuntansi nya saja,
saat terima uang : kas (D) 110 dan Uang Muka Pelanggan (K) 100 PPN DP (K) 10
saat pembayaran PPN : PPN DP (D) 10 dan Kas (K) 10
saat penyerahan penjualan : uang muka pelanggan (D) 100 dan Penjualan (K) 100

mohon koreksinya jika salah

budianto

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 25 Apr 2008.
Posts : 2359.
06 May 2008 18:40

rekan-2 sekalian, saya disini pihak pembeli yg menerima faktur pajak dan pada saat pembayaran uang muka memang sudah dibuatkan faktur pajaknya (dan kami kreditkan), tapi kemudian dibuatkan lagi faktur pajak oleh suplier (mungkin) sebagai penyelesaian dari uang muka tsb.
faktur pajak penyelesaian tsb DPP = 0 dan PPN juga 0
jadi tidak kami kreditkan, krn tidak ada nilainya.
Tks

mardi

Groupie


Location : Jakarta Siang - Tangerang Malam .
Joined : 01 May 2008.
Posts : 245.
06 May 2008 23:11

Menurut saya, yang penting pak budi melaporkan FP yang bernilai 0 itu di SPT...
Masalah kredit pajak otomatis pengkreditannya pun 0, karena nilai PPN masukan untuk FP ini 0, hal ini dikarenakan Bapak sudah mengkreditkan PM 100% saat menerima FP atas uang muka..jadi pihak Bapak(sbg pembeli) tidak dirugikan

Wahyudi

Senior


Location : .
Joined : 11 Mar 2008.
Posts : 500.
07 May 2008 10:37

Sekedar nambah, kalo menurut saya kita harus ngeliat dulu historis transaksinya.
Mungkin rekan budianto bisa sedikit bercerita mengenai transaksi yg terjadi sehingga timbul faktur tersebut. Sementara pendapat dari rekan-2 sudah oke hanya saja bagi aku pendapat tersebut masih ngambang selama belum tahu duduk masalahnya terlebih dulu.

Halaman 1 dari 1 •  1   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •