Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help Help

PPh Badan
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Pajak Penghasilan Badan dan permasalahannya
Topik = 9275 , Bahasan = 72460

Pencetus Pendapat
STR1KU

Newbie


Location : Balikpapan.
Joined : 08 Apr 2010.
Posts : 4.
04 Jan 2012 20:24 Help Help

Minta bantuan rekan2 sekalian. Salah satu pelanggan kami PT. BU**** melakukan pembayaran tapi ternyata hanya harga dasarnya saja yg dibayar, padahal invoice dan faktur pajak sudah lama sekali diserahkan kesana. Sedangkan PPN nya tidak mau dibayar dengan alasan minta bukti dari pihak kami bahwa PPN tsb betul sudah dibayar. Yg notabene adalah form 1111 lengkap dengan spt nya, dimana itu adalah interen perusahaan kami yg sifatnya privacy. Apakah memang pembeli berhak untuk membayar PPN yg ditagihkan dgn alasan apa pun? Mohon pencerahannya.

okbanget

Groupie


Location : Jakarta.
Joined : 03 Aug 2009.
Posts : 189.
05 Jan 2012 08:54 Help Help

biasanya transakasi tersebut kalau dengan bendaharawan pemerintah, mereka biasanya minta ssp dipisahkan tersendiri.
dalam kasus rekan ISTR1KU kalau memang si pembeli tersebut bukan bendaharawan pemerintah dan meminta bukti bayar pajak dalam hal ini SSP saya rasa tidak perlu karena SSP yang dibayarkan adalah sejumlah total selama sebulan.
Originaly posted by STR1KU:
Apakah memang pembeli berhak untuk membayar PPN yg ditagihkan dgn alasan apa pun? Mohon pencerahannya.

maksudnya pembeli mau membayarkan sendiri? bisa si pembeli membayarkan pajaknya sendiri kalau memang si pembeli tersebut adalah wajib pungut pajak dan dibuktikan dengan surat keputusan dari kantor pajak bahwa dia adalah wajib pungut.
Demikian

gaucho

Newbie


Location : Balikpapan.
Joined : 10 Feb 2010.
Posts : 4.
05 Jan 2012 08:56 Help Help

Pembeli hanya berhak dari pemberian FP saja, adapun dilapor atau tidak nya oleh penjual bukan wewenang dari pembeli, lah kalo kasusnya gini saya belum pernah nanganin,.,,,, (bingung,,,, ikut mantau ajah)

Herjos

Junior


Location : Jakarta Barat.
Joined : 23 Feb 2009.
Posts : 100.
05 Jan 2012 12:09 Help Help

Mnrt saya pembeli hrs membayar PPN nya, karena sudah setuju pada awal perjanjian jual beli. Kalau ada kontrak maka dlm kontrak pasti dicantumkan.Maka kalau kita adalah perusahaan PKP,maka pembeli sebelumnya harus diberitahukan bahwa harga adalah harga sudah termasuk atau tidak termasuk PPN 10%.

Kalau pembeli minta form 1111, ya di kopy saja, dan bagian yg tidak perlu ditutup (kalau rahasia). Biasa pembeli sudah puas.

Setuju dng diatas, dilapor atau tidak sepenuhnya tanggung jawab penjual.

Yang lebih repot lagi kalau pembeli kabur, tidak bayar. Kita sudah rugi harga barang tidak dibayar, rugi pula PPN nya.

dedysidarta

Groupie


Location : Surabaya.
Joined : 06 May 2010.
Posts : 188.
05 Jan 2012 13:16 Help Help

Ya Sepakat dengan rekan herjos, lebih baik dicopykan tapi ditutupi dibagian yang tidak perlu dilihat oleh customer rekan.

t4uf4n

Newbie


Location : Jakarta Barat.
Joined : 21 Aug 2009.
Posts : 19.
06 Jan 2012 08:38 Help Help

Originaly posted by STR1KU:
Minta bantuan rekan2 sekalian. Salah satu pelanggan kami PT. BU**** melakukan pembayaran tapi ternyata hanya harga dasarnya saja yg dibayar, padahal invoice dan faktur pajak sudah lama sekali diserahkan kesana. Sedangkan PPN nya tidak mau dibayar dengan alasan minta bukti dari pihak kami bahwa PPN tsb betul sudah dibayar. Yg notabene adalah form 1111 lengkap dengan spt nya, dimana itu adalah interen perusahaan kami yg sifatnya privacy. Apakah memang pembeli berhak untuk membayar PPN yg ditagihkan dgn alasan apa pun? Mohon pencerahannya.


Mungkin, pihak pembeli kelupaan untuk mengkreditkan, karena udah lewat 3 bulan, cari cari alasan saja cmiiw

tidak ada dasar pembeli menanyakan sudah di setor atau belum PPN nya, karena kalaupun belum, pembeli selama sudah memegang Faktur Pajak, sudah clear, bila belum di setor yang bermasalah adalah penjual

miftahul

Newbie


Location : Jakarta.
Joined : 03 Aug 2009.
Posts : 53.
06 Jan 2012 08:52 Help Help

Originaly posted by t4uf4n:
tidak ada dasar pembeli menanyakan sudah di setor atau belum PPN nya, karena kalaupun belum, pembeli selama sudah memegang Faktur Pajak, sudah clear, bila belum di setor yang bermasalah adalah penjual

Setuju. Itu pembelinya aja yg rewel. Hehehe...

cintia

Newbie


Location : Bekasi.
Joined : 20 Dec 2011.
Posts : 42.
06 Jan 2012 09:01 Help Help

Originaly posted by Herjos:
Kalau pembeli minta form 1111, ya di kopy saja, dan bagian yg tidak perlu ditutup (kalau rahasia). Biasa pembeli sudah puas.


sepakat..
saya juga pernah mengalami hal yag sama..

setyoo

Newbie


Location : .
Joined : 14 Feb 2010.
Posts : 43.
06 Jan 2012 09:35 Help Help

Mungkin pembeli khawatir PPN yg tlh dibayar tdk dpt dikreditkan krn penjual tidak menyetorkan PPN yg terutang.
Tapi tanggung jawab renteng pembayaran PPN tidak dapat dibebankan kepada pembeli selama PKP Pembeli atau penerima jasa tidak dapat menunjukkan bukti telah melakukan pembayaran pajak kepada penjual atau pemberi jasa. Sesuai psl 16F UU No. 42 Tahun 2009 ini tanggung jawab renteng hanya dapat dikenakan kepada pembeli atau penerima jasa jika:

1. Pajak terutang tersebut tidak dapat ditagih kepada penjual atau pemberi jasa, dan
2. Pembeli atau penerima jasa tidak dapat menunjukkan bukti telah melakukan pembayaran pajak kepada penjual atau pemberi.

Jadi sepanjang PKP pembeli menerima faktur pajak yang syah dalam artian faktur pajak yang memenuhi syarat formal dan syarat material maka faktur pajak tsb dpt dikreditkan.

setyoo

Newbie


Location : .
Joined : 14 Feb 2010.
Posts : 43.
06 Jan 2012 09:36 Help Help

Mungkin pembeli khawatir PPN yg tlh dibayar tdk dpt dikreditkan krn penjual tidak menyetorkan PPN yg terutang.
Tapi tanggung jawab renteng pembayaran PPN tidak dapat dibebankan kepada pembeli selama PKP Pembeli atau penerima jasa tidak dapat menunjukkan bukti telah melakukan pembayaran pajak kepada penjual atau pemberi jasa. Sesuai psl 16F UU No. 42 Tahun 2009 ini tanggung jawab renteng hanya dapat dikenakan kepada pembeli atau penerima jasa jika:

1. Pajak terutang tersebut tidak dapat ditagih kepada penjual atau pemberi jasa, dan
2. Pembeli atau penerima jasa tidak dapat menunjukkan bukti telah melakukan pembayaran pajak kepada penjual atau pemberi.

Jadi sepanjang PKP pembeli menerima faktur pajak yang syah dalam artian faktur pajak yang memenuhi syarat formal dan syarat material maka faktur pajak tsb dpt dikreditkan.

Halaman 1 dari 2 •  1  2   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •