Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help Help

PPh Pemotongan/Pemungutan
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Pajak Penghasilan Pemotongan/Pemungutan dan permasalahannya
Topik = 9469 , Bahasan = 72666

Pencetus Pendapat
stif_male

Senior


Location : Jakarta.
Joined : 23 Jan 2009.
Posts : 477.
12 Jan 2011 12:03 Help Help

Dear,
Rekan Ortax

Apakah bisa terjadi penghitungan PPh Pasal 21 yang dipotong dari gaji karyawan yang bersangkutan lebih rendah atau lebih tinggi ?

Ambil contoh kasus dibawah :
Jika ada karyawan yang bersangkutan bekerja dan ternyata tiba-tiba berhenti di bulan Juli (bulan ke 7), bagaimana dengan perlakuan PPh Pasal 21 nya ?
Contoh kasus :
Karyawan (sebut saja Andi) bekerja dengan Penghasilan 3 juta per bulan, sehingga didapati penghitungan sebagai berikut :
Penghasilan Bruto = 3 juta x 12 bulan = 36 juta
Biaya Jabatan = 5% x 36 juta = 1.800.000
Penghasilan Neto = 36 juta - 1.8 juta = 34.200.000
Jumlah Penghasilan Neto untuk Penghitungan PPh Pasal 21 (Setahun / Disetahunkan) = 34.200.000
PTKP = 15.840.000
Penghasilan Kena Pajak Setahun / Disetahunkan = 34.200.000 - 15.840.000 = 18.360.000
PPh Pasal 21 atas PKP Setahun / Disetahunkan = 5% x 18.360.000 = 918.000
PPh Pasal 21 per bulan = 918.000 / 12 bulan = 76.500
(mohon koreksi jika penghitungan diatas salah)


Pertanyaannya :
Kasus diatas terjadi apabila karyawan yang bersangkutan bekerja dari bulan Januari - Desember
1. Bagaimana jika karyawan yang bersangkutan bekerja dari bulan Januari - Juli ?
2. Bagaimana jika karyawan yang bersangkutan bekerja dari bulan Januari - April, kemudian Mei - resign. Dan, tiba-tiba perusahaan memanggilnya kembali pada bulan Agustus.
Sehingga, bulan karyawan yang bersangkutan bekerja adalah Januari - April, dan Agustus - Desember ?
Berapakah PPh Pasal 21 yang harus dibayar pada nomor 1 dan nomor 2 ?

Mohon Pencerahan

dius

Groupie


Location : Medan, Sumatera Utara.
Joined : 11 Jan 2010.
Posts : 300.
12 Jan 2011 13:09 Help Help

Originaly posted by stif_male:
1. Bagaimana jika karyawan yang bersangkutan bekerja dari bulan Januari - Juli ?

untuk kasus yang ini, dilakukan perhitungan ulang PPh 21 yang terhutang atas penghasilan dari Jan-Juli, PPh 21 yang dipotong bulan" sebelumnya merupakan pengurang dari PPH 21 yang terhutang, apabila terdapat kelebihan pemotongan maka harus dikembalikan ke karyawan tsb.

Originaly posted by stif_male:
2. Bagaimana jika karyawan yang bersangkutan bekerja dari bulan Januari - April, kemudian Mei - resign. Dan, tiba-tiba perusahaan memanggilnya kembali pada bulan Agustus.

Kalau yang ini menurut saya perhitungan PPh 21nya sama seperti karyawan yang berkerja setahun penuh, mohon koreksinya

salam

stif_male

Senior


Location : Jakarta.
Joined : 23 Jan 2009.
Posts : 477.
12 Jan 2011 14:04 Help Help

Originaly posted by dius:
dilakukan perhitungan ulang PPh 21 yang terhutang atas penghasilan dari Jan-Juli

bisa dibantu rekan dius atas contoh kasus diatas ?
Originaly posted by dius:
sama seperti karyawan yang berkerja setahun penuh

bukannya, jika dia bekerja kembali maka dianggap sebagai karyawan baru kembali ?
Yang artinya, yang bersangkutan akan menerima 2 bukti potong.
Bisa dibantu juga jawabannya dari contoh kasus saya diatas.
Asumsi gaji yang diterima 3 juta per bulan.

Kemudian, ada pertanyaan kembali
PTKP sebesar 15.840.000 apakah sama perlakuannya dengan karyawan yang bekerja 1 tahun full dengan yang tidak full 1 tahun ?
Atau yang tidak 1 tahun full itu, di-akumulasikan. Maksudnya, jika karyawan bekerja hanya 6 bulan, maka PTKP nya hanya sebesar 7.920.000 (1.320.000 x 6 bulan) ?


Mohon pencerahannya

ZHENLI

Newbie


Location : Makassar.
Joined : 02 Nov 2010.
Posts : 31.
12 Jan 2011 14:10 Help Help

coba dilihat PER-31/PJ/2009 tentang pedoman teknis tata cara pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan pasal 21 dan/atau pajak penghasilan pasal 26 sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan orang pribadi.

semoga membantu

dius

Groupie


Location : Medan, Sumatera Utara.
Joined : 11 Jan 2010.
Posts : 300.
12 Jan 2011 14:46 Help Help

Originaly posted by stif_male:
bisa dibantu rekan dius atas contoh kasus diatas ?

ini saya kutip dari lampiran PER -31
I.6.2 Pegawai Berhenti Bekerja Pada Tahun Berjalan
I.6.2.1 Pegawai Yang Masih Memiliki Kewajiban Pajak Subjektif Berhenti Bekerja Pada Tahun Berjalan

Arip Marwanto yang berstatus belum menikah adalah pegawai pada PT Mahakam Utama di Yogyakarta - DIY. Sejak 1 Oktober 2009, yang bersangkutan berhenti bekerja di PT Mahakam Utama. Gaji Arip Marwanto setiap bulan sebesar Rp 3.500.000,00 dan yang bersangkutan membayar iuran pensiun kepada Dana Pensiun yang pendiriannya telah mendapat persetujuan Menteri Keuangan sejumlah Rp 100.000,00 setiap bulan.

Penghitungan PPh Pasal 21 yang dipotong setiap bulan :
Gaji sebulan Rp 3.500.000,00
Pengurangan :
1. Biaya Jabatan 5% X Rp 3.500.000,00 = Rp 175.000,00
2. Iuran Pensiun Rp 100.000,00
Rp 275.000,00
Penghasilan neto Rp 3.225.000,00
Penghasilan neto setahun 12 X Rp 3.225.000,00 = Rp 38.700.000,00
PTKP
- untuk WP sendiri Rp 15.840.000,00
--------------------
Penghasilan Kena Pajak Rp 22.860.000,00
PPh Pasal 21 terutang
5% X Rp 22.860.000,00 = Rp 1.143.000,00
PPh Pasal 21 yang harus dipotong sebulan :
Rp 1.143.000,00 : 12 = Rp 95.250,00
Penghitungan PPh Pasal 21 yang terutang selama bekerja pada PT Mahakam Utama dalam tahun kalender 2009 (s.d. bulan September 2009) dilakukan pada saat berhenti bekerja:
Gaji (Januari s.d. September 2009) 9 X Rp 3.500.000,00 Rp 31.500.000,00
Pengurangan :
1. Biaya Jabatan 5% X Rp 31.500.000,00 = Rp 1.575.000,00
2. Iuran Pensiun 9 X Rp 100.000,00 =Rp 900.000,00
-------------------
Rp 2.475.000,00
--------------------
Penghasilan neto 9 bulan adalah Rp 29.025.000,00
PTKP
- untuk WP sendiri Rp 15.840.000,00
---------------------
Penghasilan Kena Pajak Rp 13.185.000,00
PPh Pasal 21 terutang 5% X Rp 13.185.000,00 = Rp 659.250,00
PPh Pasal 21 terutang untuk masa Januari s.d. September 2009 adalah = Rp 659.250,00
PPh Pasal 21 yang sudah dipotong sampai dengan Bulan Agustus 2009 : 8 X Rp 95.250,00 = Rp 762.000,00
PPh Pasal 21 lebih dipotong Rp 102.750,00

Catatan :
Kelebihan pemotongan PPh Pasal 21 sebesar Rp 102.750,00 dikembalikan oleh PT Mahakam Utama kepada yang bersangkutan pada saat pemberian bukti pemotongan PPh Pasal 21.

stif_male

Senior


Location : Jakarta.
Joined : 23 Jan 2009.
Posts : 477.
12 Jan 2011 15:24 Help Help

Originaly posted by stif_male:
Kemudian, ada pertanyaan kembali
PTKP sebesar 15.840.000 apakah sama perlakuannya dengan karyawan yang bekerja 1 tahun full dengan yang tidak full 1 tahun ?
Atau yang tidak 1 tahun full itu, di-akumulasikan. Maksudnya, jika karyawan bekerja hanya 6 bulan, maka PTKP nya hanya sebesar 7.920.000 (1.320.000 x 6 bulan) ?

Lalu bagaimana dengan ini rekan qu yang lain ?
Adakah aturannya ?

Salam

begawan5060

Genuine


Location : Yogyakarta.
Joined : 06 Jan 2009.
Posts : 22112.
12 Jan 2011 18:49 Help Help

Originaly posted by stif_male:
1. Bagaimana jika karyawan yang bersangkutan bekerja dari bulan Januari - Juli ?

Jawabannya seperti contoh yang dikutip rekan Dius di atas.. dan ini sudah cukup jelas...las...las...

Originaly posted by stif_male:
Bagaimana jika karyawan yang bersangkutan bekerja dari bulan Januari - April, kemudian Mei - resign. Dan, tiba-tiba perusahaan memanggilnya kembali pada bulan Agustus.

Ada 2 opsi :
1. Diperlakukan seperti karyawan bekerja setahun, hanya saja bulan Juni & Juli tidak terima gaji sama sekali..
2. Diperlakukan sebagai pegawai berhenti... dan sebagai pegawai baru. Dengan demikian terdapat 2 bukti potong dalam satu tahun pajak.

Originaly posted by stif_male:
Kemudian, ada pertanyaan kembali
PTKP sebesar 15.840.000 apakah sama perlakuannya dengan karyawan yang bekerja 1 tahun full dengan yang tidak full 1 tahun ?

Mo kerja 2 bulan atau 10 bulan atau 12 bulan .... PTKP tetap setahun.

stif_male

Senior


Location : Jakarta.
Joined : 23 Jan 2009.
Posts : 477.
13 Jan 2011 08:27 Help Help

Originaly posted by begawan5060:
Mo kerja 2 bulan atau 10 bulan atau 12 bulan .... PTKP tetap setahun

Peraturannya rekan begawan ?
Bisa dibantu ?

Mohon Pencerahannya.

begawan5060

Genuine


Location : Yogyakarta.
Joined : 06 Jan 2009.
Posts : 22112.
13 Jan 2011 10:14 Help Help

Originaly posted by stif_male:
Peraturannya rekan begawan ?

Psl 7 UU PPh dan Per-31

stif_male

Senior


Location : Jakarta.
Joined : 23 Jan 2009.
Posts : 477.
13 Jan 2011 12:20 Help Help

Originaly posted by begawan5060:
Psl 7 UU PPh

Saya sudah cek, tidak ada yang menyebutkan bahwa PTKP tetap dihitung 1 tahun walaupun tidak bekerja full 1 tahun

Originaly posted by begawan5060:
Per-31

Pada Pasal 11 ayat 2 justru disebutkan bahwa bisa dilakukan penghitungan PTKP bulanan.

Mohon Pencerahannya

Halaman 1 dari 2 •  1  2   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •