Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help

PPh Orang Pribadi
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Pajak Penghasilan Orang Pribadi dan permasalahannya
Topik = 6182 , Bahasan = 52552

Pencetus Pendapat
kawas

Newbie


Location : Medan Belawan.
Joined : 15 Feb 2010.
Posts : 46.
24 Nov 2010 08:40

Berdasarkan SE-100/PJ/2009 PDL Asuransi termasuk kategori WPOP "Pekerjaan Bebas Bidang Profesi Lainnya (KLU:00000). Yang jadi pertanyaan apakah WP tsb wajib menyampaikan SPT Masa PPh pasal 25 mengingat :1). SPT Tahunannya Nihil karena perhitungan PPh terutang dg kredit pajak telah sesuai. 2). Hanya bersumber dari 1 Pemberi Kerja dan 3) SE-100 baru keluar tanggal 12 Oktober 2009 (bgmn WP tau kewajibannya mengingat dia belum tau ada kewajiban krn belum pernah dihimbau/diberitahu. Lg pula skrg utk SPT Masa Ps.25 berupa angsuran juga tidak lagi wajib lapor krn tgl setor = tgl lapor. Dimana keadilannya dengan WP SPT Nihil tp ada kewajiban lapor dengan SSP bernilai Nihil. Terima Kasih atas saran dan masukannya.

junjungansitohang

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 30 Dec 2009.
Posts : 5629.
24 Nov 2010 09:17

PMK 183 / 2007 Pasal 2

Wajib Pajak Pajak Penghasilan tertentu adalah Wajib Pajak yang memenuhi kriteria sebagai berikut :
a. Wajib Pajak orang pribadi yang dalam satu Tahun Pajak menerima atau memperoleh penghasilan neto
tidak melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 Undang-Undang
Perubahan Ketiga Pajak Penghasilan 1984;atau

Pasal 3 ayat 1
Wajib Pajak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a, dikecualikan dari kewajiban menyampaikan
SPT Masa Pajak Penghasailan Pasal 25 dan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi.


berdasar PMK 183 / 2007 pasal 3 ayat 1: dikecualikan dari kewajiban menyampaikan SPT masa

Salam

hanif

Genuine


Location : Padang Dan Semarang.
Joined : 05 Nov 2007.
Posts : 20392.
24 Nov 2010 10:45

Originaly posted by junjungansitohang:
berdasar PMK 183 / 2007 pasal 3 ayat 1: dikecualikan dari kewajiban menyampaikan SPT masa

rekan junjungan...
Pasal 3 ayat (1) tersebut kan untuk WP OP yang penghasilan yang tidak melebihi PTKP.
Sementara, kasus rekan kawas, SPT Tahunan nihil karena pajak terutang sama dengan yang telah dipotong. Bukan karena penghasilan tidak melebihi PTKP.
Karena penghasilannya dari pekerjaan bebas, walau PPh Pasal 25nya nihil, SPT Masa PPh 25 nya tetap harus disampaikan.

Demikian...

Salam

junjungansitohang

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 30 Dec 2009.
Posts : 5629.
24 Nov 2010 10:57

Originaly posted by hanif:
Bukan karena penghasilan tidak melebihi PTKP.

benar rekan hanif...
Terima kasih koreksinya rekan

Salam

kawas

Newbie


Location : Medan Belawan.
Joined : 15 Feb 2010.
Posts : 46.
25 Nov 2010 10:42

Terima kasih rekan hanif & lae sitohang.
Yang menjadi masalah adalah kurang sosialisasi mengenai peraturan dan informasi kewajiban perpajakan dari AR ke WP juga kurangnya keinginantahuan dari WP akan hal tersebut. Mereka hanya tau udah punya NPWP krn dibuat secara masal oleh perusahaan tanpa menyadari apa kewajiban yang melekat pada sebuah NPWP.
Khusus mengenai PDL Arusansi juga saya yakin dia tidak tau apa itu pekerjaan bebas, Dia taunya hanya sebagai Karyawan dari satu Pemberi Kerja. Jadi tidak Wajib Lapor SPT Masa PPh Pasal 25, selain KLU nya Karyawan pada saat pendaftaran AR juga kurang jeli mengenai status WP yg diawasinya yg bisa dilihat dr SPT Tahunannya dan melakukan himbauan akan kewajiban pelaporan masanya. Kl udah terlanjur gini kan WP merasa dijebak dan tidak mau bayar STP karena tidak lapor. Jadi salah siapa ????

Salam..

junjungansitohang

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 30 Dec 2009.
Posts : 5629.
25 Nov 2010 11:01

Originaly posted by kawas:
Khusus mengenai PDL Arusansi juga saya yakin dia tidak tau apa itu pekerjaan bebas, Dia taunya hanya sebagai Karyawan dari satu Pemberi Kerja. Jadi tidak Wajib Lapor SPT Masa PPh Pasal 25, selain KLU nya Karyawan pada saat pendaftaran AR juga kurang jeli mengenai status WP yg diawasinya yg bisa dilihat dr SPT Tahunannya dan melakukan himbauan akan kewajiban pelaporan masanya.

Saya pikir Peran pemotong pajak (Pemberi kerja) yang paling besar disini rekan.
Apakah pemotongan pajak dilakukan atas pengahsilan PDL layaknya dengan perhitungan sebagai pegawai tetap atau dihitung ala Bukan pegawai.

Karena perhitungan akhirnya (saat pembuatan SPT OPnya si PDL) akan jauh berbeda.

Salam

dew

Genuine


Location : Pinggiran Denpasar .
Joined : 13 Feb 2008.
Posts : 636.
25 Nov 2010 13:54

Originaly posted by kawas:
Yang menjadi masalah adalah kurang sosialisasi mengenai peraturan dan informasi kewajiban perpajakan dari AR ke WP


yap, seharusnya masing2 AR mendatangi satu persatu WP OP-nya yang jumlahnya ribuan itu ya.......

Originaly posted by kawas:
juga kurangnya keinginantahuan dari WP akan hal tersebut. Mereka hanya tau udah punya NPWP krn dibuat secara masal oleh perusahaan tanpa menyadari apa kewajiban yang melekat pada sebuah NPWP.


mereka hanya tau kalo tarif pajaknya lebih rendah

Originaly posted by kawas:
Khusus mengenai PDL Arusansi juga saya yakin dia tidak tau apa itu pekerjaan bebas, Dia taunya hanya sebagai Karyawan dari satu Pemberi Kerja. Jadi tidak Wajib Lapor SPT Masa PPh Pasal 25, selain KLU nya Karyawan pada saat pendaftaran AR juga kurang jeli mengenai status WP yg diawasinya yg bisa dilihat dr SPT Tahunannya dan melakukan himbauan akan kewajiban pelaporan masanya.


yap, masing2 AR harusnya jeli dan tau status masing2 WPOPnya yang jumlahnya ribuan atau puluhan ribu itu ............ itu kan udah tugas dia

Originaly posted by kawas:
Kl udah terlanjur gini kan WP merasa dijebak dan tidak mau bayar STP karena tidak lapor.


kalo merasa dijebak, ajukan pembatalan STP ............. juga ajukan sekalian pencabutan NPWP ajah......

Originaly posted by kawas:
Jadi salah siapa ????

kan tadi sudah nyalahin yg ngejebak to ?

Halaman 1 dari 1 •  1   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •