Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help

PPh Pemotongan/Pemungutan
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Pajak Penghasilan Pemotongan/Pemungutan dan permasalahannya
Topik = 9414 , Bahasan = 72312

Pencetus Pendapat
Gideon21

Groupie


Location : Kembangan.
Joined : 03 Mar 2010.
Posts : 157.
11 Aug 2010 14:02

Kepada rekan-rekan Ortax, saya mengalami kesulitan untuk melakukan pembetulan PPh 23. Saya membaca Peraturan Menteri Keuangan Nomor 111/PMK.03/2010 yang mengatur Tata cara pemotongan, penyetoran, dan pelaporan PPh atas dividen yang diterima Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri. Peraturan tersebut menegaskan Tarif PPh Dividen untuk WP OP sebesar 10% dan KODE MAP SETORAN : 411128 419 (PPh Final Pasal 17 ayat (2c) atas Dividen).
Yang menjadi pertanyaan saya; Sejak Kapan Berlaku Kode Map yang disebutkan, sementara PERMEN 111/PMK.03/2010 tersebut baru berlaku 14 Juni 2010. Kalau saya PBK SSP PPh 23 masa Januari 2010 karena harus mengeluarkan PPh Dividen WP OP yang ke PPh Final Pasal 17 ayat (2c) padahal sebelumnya salah setor ke PPh 23 bagaimana caranya... Dan pengajuan permohonan PBK itu bagaimana ya.. Rekan-rekan ada yang punya cohtohnya ngga. Atas bantuannya disampaikan Terima kasih....!

cdr293

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 31 May 2010.
Posts : 897.
11 Aug 2010 14:20

di PER - 38/PJ/2009 yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Juli 2009 disebutkan bahwa kode MAP untuk pembayaran PPh Final Pasal 17 ayat (2c) atas dividen yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak Orang Pribadi dalam negeri adalah 411128 419.
Untuk format permohonan Pbk dapat didownload di sini:
http://www.ortax.org/ortax/?mod=kontri&page=show&i d=31&q=&hlm=4

sammi

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 22 Apr 2010.
Posts : 1516.
11 Aug 2010 14:38

berdasarkan PP 19 tahun 2009 disebutkan bahwa deviden terhadap oran pribadi merupakan obyek pph final dengan tarif 10%. dengan demikian tidak masuk dalam kategori pph 23 tapi pph final pasal 4 ayat (2).

Jika benar telah disetor sebagai pph 23 maka ada 3 kesalahan yang terjadi yakni kesalahan membuat bukti pemotongan pajak, kesalahan membayar pajak dan kesalahan melaporkan pajak

Untuk memperbaiki maka mesti mengganti form bukti potong pph 23 deviden dengan form bukti potong pph 4 ayat (2) final deviden, kemudian membetulakan spt pph 23 dengan cara membatalkan bukti potong pph 23 deviden sehingga pada spt pembetulan pph 23 menjadi lebih bayar.
ajukan permohonan pindah buku (pbk) atas kelebihan bayar pph 23 tersebut ke kpp setempat dari pembayaran pph 23 menjadi pph pasal 4 ayat (2) final atas deviden op
setelah mendapat bukti pbk dari kpp setempat maka buat spt masa pph pasal 4 ayat (2) final atas deviden, kemudian laporkan spt masa tersebut ke kpp dengan dilampiri bukti pbk sebagai pengganti ssp kurang bayar.

Halaman 1 dari 1 •  1   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •