Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help Help

Akuntansi Pajak
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Akuntansi Pajak dan permasalahannya
Topik = 1684 , Bahasan = 12940

Pencetus Pendapat
laur3ns14

Newbie


Location : .
Joined : 05 Aug 2010.
Posts : 2.
05 Aug 2010 12:27 Help Help

hello, Saya butuh bantuan & masukan dari para expert dibidang pajak nih. saya bingung mengenai kurs apa yg di gunakan saat menjurnal pembelian import.
Misal :

10 Juni dibayar uang muka untuk pembelian impor (FOB $ 10,000), kurs pada saat transfer adalah $ 9,100
jurnal :
Dr. Uang muka pembelian Rp. 91,000,000
Cr. Bank Rp. 91,000,000

1 Aug barang tiba & di urus pembayaran PIB dengan data2 sbg berikut :
CIF = (US$ 10,000 x Rp 9,000) 90,000,000
Bea Masuk = 10% x Rp 90,000,000 9,000,000
NI 99,000,000
PPN Impor = 10% x Rp 99,000,000 9,900,000
PPh Pasal 22 Impor = 2.5% x Rp 99,000,000 2,475,000
Jurnal :
Dr. Pembelian impor / persediaan 99,000,000
Dr. PPN 9,900,000
Dr. Uang Muka PPh 22 2,475,000
Cr. Uang muka pembelian 91,000,000
Cr. Kas / Bank 12,375,000 (PPh 22 + PPn)
Cr. Laba selisih kurs 1,000,000 (9,100-9,000) x $ 10,000
Cr. ???? 7,000,000
beberapa hal berikut yg ingin saya tanyakan :
1) pada saat pembayaran uang muka 10 juni itu, belum terutang pajak kan ? karena kan belum ada penyerahan barang & kalaupun iya terutang pajak, jurnal nya bagaimana, karena kan kita belum tau kurs KMK di bulan Aug?
2) apakah jurnal pembelian point 2 yg 99 juta sudah benar dengan menggunakan kurs KMK?
3) apa yg harus saya jurnal untuk yg selisih 7,000,000?

* catatan : setiap akhir bulan nilai kurs tetap untuk mempermudah perhitungannya.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kalo ada teman teman yg bisa membantu.

Saling share informasi besar lho pahalanya :)

Terima kasih

ktfd

Genuine


Location : Malang.
Joined : 08 May 2009.
Posts : 4406.
05 Aug 2010 12:45 Help Help

Originaly posted by laur3ns14:
1) pada saat pembayaran uang muka 10 juni itu, belum terutang pajak kan ? karena kan belum ada penyerahan barang & kalaupun iya terutang pajak, jurnal nya bagaimana, karena kan kita belum tau kurs KMK di bulan Aug?

yep...
Originaly posted by laur3ns14:
2) apakah jurnal pembelian point 2 yg 99 juta sudah benar dengan menggunakan kurs KMK?

gak ada yg poin 2=99jt, yg ada poin 1=persediaan 99jt, kenapa jurnal persediaan pake
kurs kmk=9.000 (ini asumsi saya), kok gak pake kurs bi? kan anda jurnal persediaan,
bukan jurnal utk itung pajak...
Originaly posted by laur3ns14:
3) apa yg harus saya jurnal untuk yg selisih 7,000,000?

ini dari mana ya???
Originaly posted by laur3ns14:
kurs pada saat transfer adalah $ 9,100

ini kurs apa ya??? kmk? bi/aktual?
salam.

laur3ns14

Newbie


Location : .
Joined : 05 Aug 2010.
Posts : 2.
05 Aug 2010 13:52 Help Help

Dear Ktfd,Makasih ya udah response dengan cepat :).
Ternyata ada kesalahan pada transaksi 1 Aug. Setelah saya hitung lagi seharusnya jurnalnya sbb :
Dr. pembelian impor 99,000,000
Dr. UM pph 22 2,475,000
Dr. Rugi selisih kurs 1,000,000 --> (9,100-9,000) X $ 10,000
Cr. UM pembelian 91,000,000
Cr. Kas / Bank 11,475,000
kurs yg di gunakan saat perhitungan Nilai impor & pajak adalah kurs KMK (Rp. 9,000/usd), sedangkan pada saat pembayaran uang muka kurs tengah BI (Rp. 9,100/usd).

1) Apakah jurnal ini sudah benar & dasar hukum ketentuan kurs yg di gunakan untuk perhitungannya sudah benar?

2) untuk PPN yg sebesar 9,900,000 ,bagaimana ya jurnal nya? agar muncul di Neraca PPN Masukan, hal ini untuk meminimize kesalahan pada saat pelaporan SPT Masa. Karena biasanya untuk pembelian lokal jurnal nya mudah :
Dr. Pembelian
Dr. PPN-M
Cr. Hutang dagang / kas

Terima Kasih sebelumnya .
God Bless.

dennykasan

Senior


Location : Jakarta.
Joined : 07 Jul 2010.
Posts : 478.
05 Aug 2010 22:14 Help Help

Originaly posted by laur3ns14:
1) Apakah jurnal ini sudah benar & dasar hukum ketentuan kurs yg di gunakan untuk perhitungannya sudah benar?

untuk pencatatan dan pengakuan kurs sesuaikan saja dengan SE-03/PJ.31/1997

korch

Newbie


Location : Tangerang.
Joined : 28 May 2012.
Posts : 18.
29 May 2012 09:41 Help Help

dear all, disaya juga ada pembelian impor dan mungkin pencatatan kita berbeda yah. saya menjurnal demikian
Dr. Pembelian Impor Rp.xxx
Dr. Rugi selisih kurs Rp. xxx
Cr. Kas Rp. xxx

adeedee

Junior


Location : Jakarta.
Joined : 24 Mar 2009.
Posts : 108.
29 May 2012 17:06 Help Help

Rekan setahu saya, pada saat clearance barang kita harus bayar PPN Impor, PPh 22, Bea Masuk. jadi jurnal ( agar PPN impor tercatat) "
dr. PPN Impor 9.900.000
dr. Prepaid PPh22 2.475.000
dr. Bea Masuk/Persediaan 9.000.000
cr, Bank/Kas 21.375.000

Untuk menjurnal balik uang muka yg telah terbayar ke persediaan
dr. Persediaan 90.000.000
dr.Rugi Kurs 1.000.000
cr. Uang Muka 91.000.000

R//

begawan5060

Genuine


Location : Yogyakarta.
Joined : 06 Jan 2009.
Posts : 21944.
29 May 2012 17:35 Help Help

Originaly posted by laur3ns14:
10 Juni dibayar uang muka untuk pembelian impor (FOB $ 10,000), kurs pada saat transfer adalah $ 9,100
jurnal :
Dr. Uang muka pembelian Rp. 91,000,000
Cr. Bank Rp. 91,000,000

Siip, dibukukan sesuai kurs realisasi/kurs BI..

Originaly posted by laur3ns14:
1 Aug barang tiba & di urus pembayaran PIB dengan data2 sbg berikut :
CIF = (US$ 10,000 x Rp 9,000) 90,000,000
Bea Masuk = 10% x Rp 90,000,000 9,000,000
NI 99,000,000
PPN Impor = 10% x Rp 99,000,000 9,900,000
PPh Pasal 22 Impor = 2.5% x Rp 99,000,000 2,475,000

Data ini berarti menggunakan kurs KMK, dan misalnya kurs realisasi/kurs BI = 9.200, maka jurnalnya :
Pembelian impor (CIF + BM) = ($ 10,000 X 9.200) + (9.000,000) = 101.000.000
PPN masukan (Impor) = 9.900.000
Prepaid tax PPh 22 = 2.475.000
....................Uang muka pembelian = 91,000,000
....................Kas / Bank = 21.375.000 (BM + PPN + PPh)
....................Laba selisih kurs = 1,000,000 (9,200-9,100) x $ 10,000

putra87fiskal

Newbie


Location : Depok.
Joined : 18 Feb 2010.
Posts : 43.
01 Jun 2012 09:49 Help Help

Originaly posted by begawan5060:

Originaly posted by laur3ns14:
1 Aug barang tiba & di urus pembayaran PIB dengan data2 sbg berikut :
CIF = (US$ 10,000 x Rp 9,000) 90,000,000
Bea Masuk = 10% x Rp 90,000,000 9,000,000
NI 99,000,000
PPN Impor = 10% x Rp 99,000,000 9,900,000
PPh Pasal 22 Impor = 2.5% x Rp 99,000,000 2,475,000

Data ini berarti menggunakan kurs KMK, dan misalnya kurs realisasi/kurs BI = 9.200, maka jurnalnya :
Pembelian impor (CIF + BM) = ($ 10,000 X 9.200) + (9.000,000) = 101.000.000
PPN masukan (Impor) = 9.900.000
Prepaid tax PPh 22 = 2.475.000
....................Uang muka pembelian = 91,000,000
....................Kas / Bank = 21.375.000 (BM + PPN + PPh)
....................Laba selisih kurs = 1,000,000 (9,200-9,100) x $ 10,000


sekedar koreksi (mohon dikoreksi juga)

CIF = $ 10.000 x 9200 = 92.000.000
Bea Masuk = 10% x 9200 = 9.200.000
Nilai Impor (CIF + Bea Masuk) = 92.000.000 + 9.200.000 = 101.200.000
PPN masukan = 101.200.000 x 10% = 10.120.000
PPh 22 = 101.200.000 x 2,5% = 2.530.000

Pembelian impor 101.200.000
PPN masukan (Impor) 10.120.000
Prepaid tax PPh 22 2.530.000
....................Uang muka pembelian = 91,000,000
...................Laba selisih kurs = 1,000,000 (9,200-9,100) x $ 10,000
...................Kas/Bank = 21.850.000

begawan5060

Genuine


Location : Yogyakarta.
Joined : 06 Jan 2009.
Posts : 21944.
02 Jun 2012 13:50 Help Help

Originaly posted by putra87fiskal:
Bea Masuk = 10% x 9200 = 9.200.000
Nilai Impor (CIF + Bea Masuk) = 92.000.000 + 9.200.000 = 101.200.000
PPN masukan = 101.200.000 x 10% = 10.120.000
PPh 22 = 101.200.000 x 2,5% = 2.530.000

Kenapa pake kurs BI?

putra87fiskal

Newbie


Location : Depok.
Joined : 18 Feb 2010.
Posts : 43.
05 Jun 2012 12:04 Help Help

Originaly posted by begawan5060:
Originaly posted by putra87fiskal:
Bea Masuk = 10% x 9200 = 9.200.000
Nilai Impor (CIF + Bea Masuk) = 92.000.000 + 9.200.000 = 101.200.000
PPN masukan = 101.200.000 x 10% = 10.120.000
PPh 22 = 101.200.000 x 2,5% = 2.530.000

Kenapa pake kurs BI?


wah...saya salah ternyata rekan.Maaf.
tetapi jurnalnya bener ya.

Halaman 1 dari 2 •  1  2   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •