Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help

PPh Pemotongan/Pemungutan
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Pajak Penghasilan Pemotongan/Pemungutan dan permasalahannya
Topik = 9466 , Bahasan = 72650

Pencetus Pendapat
poer09

Newbie


Location : Jakarta.
Joined : 13 Jan 2010.
Posts : 9.
07 Jul 2010 11:00

guys...saya mau tanya, kalo perusahaan saya pakai penerjemah ( translator ) dari bahasa inggris ke indonesia atau sebaliknya... itu kena potong PPh Ps. 23 atau tidak?

Mohong Pencerahannya... Thx a lot guys :)

wijaya87

Junior


Location : Jakarta.
Joined : 28 Dec 2009.
Posts : 160.
07 Jul 2010 14:16

Per 31/PJ/2009
no. 11 Pegawai tidak tetap/tenaga kerja lepas adalah pegawai yang hanya menerima penghasilan apabila pegawai yang bersangkutan bekerja, berdasarkan jumlah hari bekerja, jumlah unit hasil pekerjaan yang dihasilkan atau penyelesaian suatu jenis pekerjaan yang diminta oleh pemberi kerja.
Dipotong PPh 21 apabila dilakukan oleh orang pribadi..

Mohon Koreksinya.

kaSSkus

Genuine


Location : Bogor.
Joined : 12 Dec 2009.
Posts : 1186.
07 Jul 2010 14:31

Originaly posted by poer09:
guys...saya mau tanya, kalo perusahaan saya pakai penerjemah ( translator ) dari bahasa inggris ke indonesia atau sebaliknya... itu kena potong PPh Ps. 23 atau tidak?

Jika baca pertanyaannya, sepertinya yg dimaksud translator ini adalah OP, benarkah demikian rekan Poer ?
Jika demikian, maka jasa tersebut mrupakan obyek PPh 21

PMK-252/PMK.03/2008
BAB III
PENERIMA PENGHASILAN YANG DIPOTONG PPh PASAL 21
DAN ATAU PPh PASAL 26

Pasal 3

Penerima Penghasilan yang Dipotong PPh Pasal 21 dan atau PPh Pasal 26 adalah orang pribadi yang merupakan :

1. pegawai;
2. penerima uang pesangon, pensiun atau uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, atau jaminan hari tua, termasuk ahli warisnya;
3. bukan pegawai yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan, antara lain meliputi :
1. tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas, yang terdiri dari pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris;
2. pemain musik, pembawa acara, penyanyi, pelawak, bintang film, bintang sinetron, bintang iklan, sutradara, kru film, foto model, peragawan/peragawati, pemain drama, penari, pemahat, pelukis, dan seniman lainnya;
3. olahragawan
4. penasihat, pengajar, pelatih, penceramah, penyuluh, dan moderator;
5. pengarang, peneliti, dan penerjemah;
6. ..............

Salam

kaSSkus

Genuine


Location : Bogor.
Joined : 12 Dec 2009.
Posts : 1186.
07 Jul 2010 14:42

Tambahan referensi:

PER-31/PJ/2009
BAB III

PENERIMA PENGHASILAN YANG DIPOTONG PPh PASAL 21
DAN ATAU PPh PASAL 26

Pasal 3

Penerima Penghasilan yang Dipotong PPh Pasal 21 dan/atau PPh Pasal 26 adalah orang pribadi yang merupakan :

1. pegawai;
2. penerima uang pesangon, pensiun atau uang manfaat pensiun, tunjangan hari tua, atau jaminan hari tua, termasuk ahli warisnya;
3. bukan pegawai yang menerima atau memperoleh penghasilan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan, antara lain meliputi :
1. tenaga ahli yang melakukan pekerjaan bebas, yang terdiri dari pengacara, akuntan, arsitek, dokter, konsultan, notaris, penilai, dan aktuaris;
2. pemain musik, pembawa acara, penyanyi, pelawak, bintang film, bintang sinetron, bintang iklan, sutradara, kru film, foto model, peragawan/peragawati, pemain drama, penari, pemahat, pelukis, dan seniman lainnya;
3. olahragawan
4. penasihat, pengajar, pelatih, penceramah, penyuluh, dan moderator;
5. pengarang, peneliti, dan penerjemah;

grayman

Newbie


Location : .
Joined : 15 Mar 2010.
Posts : 41.
08 Jul 2010 09:13

kalau penerjemah tersebut berasal dari orang pribadi dipotong pph 21

namun bila berasal suatu entity badan hukum maka dikenakan pph 23

cdr293

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 31 May 2010.
Posts : 897.
08 Jul 2010 09:31

Originaly posted by grayman:
namun bila berasal suatu entity badan hukum maka dikenakan pph 23

menurut saya jasa penerjemah tidak termasuk ke dalam jasa yang dikenakan pemotongan pph 23 karena tidak ada di PMK 244/PMK.03/2008. Dan kalaupun memang dikenakan pph 23 maka bukti potongnya dibuat atas jasa apa? mohon koreksinya. terima kasih...

rheza

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 06 Apr 2010.
Posts : 787.
08 Jul 2010 10:11

perusahaan saya pernah memakai jasa penerjemah, mereka biasanya berdiri sendiri, bukan dinaungi badan atau perusahaan,, masuk kategori bukan pegawai, jadi kena PPh pasal 21..thanks

kaSSkus

Genuine


Location : Bogor.
Joined : 12 Dec 2009.
Posts : 1186.
08 Jul 2010 11:34

Originaly posted by grayman:
kalau penerjemah tersebut berasal dari orang pribadi dipotong pph 21

namun bila berasal suatu entity badan hukum maka dikenakan pph 23


Sependapat....
Jika tagihan dan pembayaran atas nama WP Badan maka dapat dikenakan pemotongan PPh 23 atas obyek Jasa Teknik.

Salam,

adindra

Groupie


Location : Makassar.
Joined : 16 Aug 2009.
Posts : 175.
03 Aug 2010 10:44

Sependapat....
Jika tagihan dan pembayaran atas nama WP Badan maka dapat dikenakan pemotongan PPh 23 atas obyek Jasa Teknik.

Tidak Sepakat Bro.Itu namanya memasuk-masukkan pajak. Tidak Ada Aturannya. Di E-SPT juga tidak ada. Jasa Teknik ? Weleh-weleh. Definisi jasa teknik nda begitulah. Jangan Dipaksakan gan Kaskus.

Best Regrads

ramces

Genuine


Location : Rcs.regar@gmail.com.
Joined : 21 Jul 2008.
Posts : 651.
03 Aug 2010 10:54

Originaly posted by adindra:
Tidak Sepakat Bro.Itu namanya memasuk-masukkan pajak. Tidak Ada Aturannya. Di E-SPT juga tidak ada. Jasa Teknik ? Weleh-weleh. Definisi jasa teknik nda begitulah. Jangan Dipaksakan gan Kaskus.


Jadi menurut Rekan Adindra, tepatnya digolongkan sbg Jasa Apa?

Halaman 1 dari 5 •  1  2  3  4  5   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •