Forum ORTax

Quick Login :

Pilih Kategori Lainnya :
 

Klik New Topic untuk topik baru, Klik Post Reply untuk membalas.

Help

Akuntansi Pajak
Berisi semua hal yang berkaitan dengan Akuntansi Pajak dan permasalahannya
Topik = 1669 , Bahasan = 12863

Pencetus Pendapat
syarif1973

Newbie


Location : Batam.
Joined : 09 Jan 2010.
Posts : 20.
11 Jun 2010 15:38

Studi Kasus :
Kami membayar lunas PPh Psl 25 (dibayar dimuka Jan-Des 2010), selanjutnya setiap awal bulan kami tinggal melaorkan saja dengan membawa SSP lembaran ke-3. Namun oleh petugas pajak kami diharuskan menunjukkan no NTPN, dimana pada saat pelaporan bulan PPh Januari s/d April tidak ada masalah/tidak ditanyakan NTPN. Pihak Bank tidak memberikan NTPN kepada kami atas pajak yg dibayarkan sekaligus tersebut (dengan SSP terpisah Jan s/d Des)

Pertanyaan saya bagaimana solusinya..?? Karena kami bingung karena Pajak sudaj dibayar tapi belum bisa lapor karena masalah NTPN tersebut.

Bank yg dimaksud adalah Bank Bukopin.

Mohon pencerahannya.

nt1

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 01 Jul 2009.
Posts : 1514.
11 Jun 2010 15:55

Originaly posted by syarif1973:
Studi Kasus :
Kami membayar lunas PPh Psl 25 (dibayar dimuka Jan-Des 2010), selanjutnya setiap awal bulan kami tinggal melaorkan saja dengan membawa SSP lembaran ke-3. Namun oleh petugas pajak kami diharuskan menunjukkan no NTPN, dimana pada saat pelaporan bulan PPh Januari s/d April tidak ada masalah/tidak ditanyakan NTPN. Pihak Bank tidak memberikan NTPN kepada kami atas pajak yg dibayarkan sekaligus tersebut (dengan SSP terpisah Jan s/d Des)

klo pph pasal 25 tidak perlu dilaporkan lagi klo sudah dibayar.. kecuali bayar di tempat yg belom online (masih ada ngak yah yg belom online).

klo bayar di bank bank biasanya sudah online dan ada no.NTPN nya.

ada bank yg langsung mencantumkan/print no NTPNnya di SSP sehingga tembus sampai ke lembar ke 5.

ada juga bank yg nomor NTPNnya terpisah di lembar tersendiri (biasanya ukurannya setengah dari ukuran SSP.

tolong diteliti lagi SSP yg dibayar ada ngak lampiran tersebut.

hafidz_28

Genuine


Location : Jakarta.
Joined : 17 May 2009.
Posts : 819.
11 Jun 2010 17:02

Originaly posted by nt1:
klo pph pasal 25 tidak perlu dilaporkan lagi klo sudah dibayar.. kecuali bayar di tempat yg belom online (masih ada ngak yah yg belom online).

klo bayar di bank bank biasanya sudah online dan ada no.NTPN nya.

ada bank yg langsung mencantumkan/print no NTPNnya di SSP sehingga tembus sampai ke lembar ke 5.

ada juga bank yg nomor NTPNnya terpisah di lembar tersendiri (biasanya ukurannya setengah dari ukuran SSP.

tolong diteliti lagi SSP yg dibayar ada ngak lampiran tersebut.

setuju

dedhe

Genuine


Location : .
Joined : 03 Mar 2010.
Posts : 743.
11 Jun 2010 17:07

Originaly posted by syarif1973:
Pertanyaan saya bagaimana solusinya..?? Karena kami bingung karena Pajak sudaj dibayar tapi belum bisa lapor karena masalah NTPN tersebut.


Bukannya PPh 25 yang dibayar di bank tidak perlu lagi lapor ke KPP?

hatake

Newbie


Location : Denpasar.
Joined : 17 Apr 2010.
Posts : 2.
11 Jun 2010 18:47

setuju....

dipra97

Junior


Location : Samarinda.
Joined : 21 Dec 2009.
Posts : 110.
12 Jun 2010 10:20

Kalo di Bank Mega,Mandiri&CIMB Niaga,
NTPN dicetak di lembar tersendiri.

Jadi cek dulu apa waktu pembayaran dulu, ada lampirannya nggak dari bank.

Salam.

icka

Newbie


Location : Bojonegoro.
Joined : 31 Mar 2010.
Posts : 29.
16 Jun 2010 09:53

Maap nech.. saya orang baru di dunia pajak.. Bukannya meskipun kita bayar di bank yg sudah online, kita masih harus tetep lapor KPP ya..

maspie

Newbie


Location : Jakarta Barat.
Joined : 10 Feb 2009.
Posts : 49.
16 Jun 2010 09:59

setuju sama rekan2 diatas...

syarif1973

Newbie


Location : Batam.
Joined : 09 Jan 2010.
Posts : 20.
16 Jun 2010 14:16

Kl psl 25 pribadi yg sudah dibayar ke bank ga perlu lapor, tapi yg pasal 26 (badan usaha harus tetap setiap bula kita laporkan ke kpp).

Rewa

Genuine


Location : Bandung.
Joined : 12 Dec 2008.
Posts : 1022.
16 Jun 2010 14:25

Originaly posted by syarif1973:
Studi Kasus :
Kami membayar lunas PPh Psl 25 (dibayar dimuka Jan-Des 2010), selanjutnya setiap awal bulan kami tinggal melaorkan saja dengan membawa SSP lembaran ke-3. Namun oleh petugas pajak kami diharuskan menunjukkan no NTPN, dimana pada saat pelaporan bulan PPh Januari s/d April tidak ada masalah/tidak ditanyakan NTPN. Pihak Bank tidak memberikan NTPN kepada kami atas pajak yg dibayarkan sekaligus tersebut (dengan SSP terpisah Jan s/d Des)

Pertanyaan saya bagaimana solusinya..?? Karena kami bingung karena Pajak sudaj dibayar tapi belum bisa lapor karena masalah NTPN tersebut.

Bank yg dimaksud adalah Bank Bukopin.

Mohon pencerahannya.

artinya SSP anda tidak memiliki NTPP, dimana harus lapor setiap bulannya, namun pada saat lapor, tidak diterima, dikarenakan tidak ada no NTPPnya? begitu... wkkwkwkw lucu yah, di
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK
NOMOR PER - 22/PJ/2008
Pasal 4
(1) Wajib Pajak yang melakukan pembayaran PPh Pasal 25 pada tempat pembayaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan SSP nya telah mendapat validasi dengan NTPN, maka Surat Pemberitahuan Masa PPh Pasal 25 dianggap telah disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak sesuai dengan tanggal validasi yang tercantum pada SSP.
(2) Wajib Pajak dengan jumlah angsuran PPh Pasal 25 Nihil atau angsuran PPh Pasal 25 dalam bentuk satuan mata uang selain rupiah atau yang melakukan pembayaran tidak secara on-line dan tidak mendapat validasi dengan NTPN, tetap harus menyampaikan Surat Pemberitahuan Masa PPh Pasal 25 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

gimana ini...hehehhe coba jangan sama orang tersebut rekan syarif, cari orang lain di bagian penerimaan...kalo ngga bisa juga, coba ke ARnya ath...

Halaman 1 dari 2 •  1  2   • FirsT | PreV | NexT | LasT  •