Berita

Share :

Detik Finance.com, 29 Juni 2010


Komite Pengawas Perpajakan 'Diberondong' 300 Pengaduan

Jakarta - Baru 3 bulan terbentuk, Komite Pengawasan Perpajakan (Komwas Perpajakan) telah diberondong 300 pengaduan. Paling banyak adalah pengaduan terkait masalah pajak.

"Hampir 300 pengaduan, ada yang menyampaikan terima kasih, penyalahgunaan di suatu tempat tapi waktu dicek kejadian ternyata benar. Seperti yang di Cileungsi sana. Pengaduan banyak dari pajak," ujar Ketua Komwas Perpajakan Anwar Suprijadi saat ditemui ddi Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (29/6/2010).

Dari pengaduan tersebut, Anwar mengharapkan Dirjen Pajak untuk memerhatikan kualitas pemeriksaan selain tetap memerhatikan penerimaan negara. Hal ini ditujukan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap instansi Ditjen Pajak. Selain itu, sebagai indikator yang jelas dalam pemberian reward and punishment terhadap pegawai Ditjen Pajak.

"Banyak tujuan strategis, kualitas dari penerimaan itu. Saya minta perbandingan yang menang dengan total yang digugat. Kalau makin baik, saya anggap bagus. Pak Dirjennya, tidak hanya melihat penerimaan tapi kualitas pemeriksaaan," jelasnya.

Begitu banyaknya pengaduan terhadap Komwas Perpajakan, rupanya belum membuat Anwar kewalahan. Namun, pihaknya tetap membutuhkan sekitar 40 anggota baru untuk mengisi 4 bidang dalam Komwas Perpajakan yang saat ini hanya beranggotakan 5 orang.

"Kita itu ada 4 bidang, sekretariat, monitoring, kajian, dan pengaduan. Jika setiap bidang 10 orang, jadi butuh sekitar 40 oranglah," jelasnya.

Namun, penambahan anggota tersebut bukan berarti merekrut orang baru. Anwar menyatakan penambahan anggota baru Komwas Perpajakan hanya merupakan anggota yang diperbantukan.

"Jadi kita butuh orang-orang yang punya itikad baik, baik dari perguruan tinggi, BPKP, yang independen. Tapi hanya diperbantukan. Kalau butuh untuk kasus pajak, ya dari Dirjen Pajak. Jadi nggak butuh anggaran lagi," tukasnya.

show all Berita

Others Berita


1.

UE : Selama ini Apel Menikmati Manfaat Dari Pengaturan Pajak Ilegal di Irlandia
tribunnews.com, 1 Oktober 2014

TRIBUNNEWS.COM.BRUSSELS,- Regulator Uni Eropa (UE) Selasa (30/9/2014) mengumumkan bahwa Apple Incorporation menikmati bantuan negara dari Irlandia selama bertahun-tahun melalui perjanjian pajak ilegal. ...

2.

Industri gula Lampung setor pajak Rp500 miliar
antaranews.com, 1 Oktober 2014

Waykanan, Lampung (ANTARA News) - Bupati Waykanan Bustami Zainudin menyebutkan lima pabrik gula di Provinsi Lampung menyetor pajak sedikitnya Rp500 miliar ke ...

3.

Belanja Rumah Tangga Jepang Turun
Kontan Harian, 1 Oktober 2014

Penurunan belanja rumah tangga Jepang sebagai dampak dari kenaikan pajak penjualan pada April lalu TOKYO. Jepang tampaknya sulit untuk keluar dari dampak ...

4.

Target Jokowi: Jumlah Pembayar Pajak 2 Kali Lipat
Tempo.co, 1 Oktober 2014

TEMPO.CO , Jakarta:Penasihat Tim Transisi Jenderal (Purnawirawan) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla akan menggenjot penerimaan negara dari ...

5.

Penerimaan Pajak Terganggu LCGC
Harian Kontan, 30 September 2014

JAKARTA. Penerimaan pajak tahun ini masih jauh dari target. Direktorat Jenderal Pajak menyatakan, penerimaan pajak per 26 September, baru mencapai Rp 683 ...

show all Berita