Berita

Share :

Harian Seputar Indonesia, 28 Agustus 2008


Pajak Kendaraan Bermotor Jateng Rendah

SEMARANG (SINDO) – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) pesimistis target penerimaan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp1,3 triliun akan tercapai tahun ini.

Ini dipicu kondisi perekonomian masyarakat yang belum pulih akibat imbas kenaikan harga BBM Mei lalu. Kepala Seksi Pajak dan Bea Balik Nama Dispenda Jateng M Susatyo mengungkapkan, hingga akhir Juli, target penerimaan pajak kendaraan bermotor baru terealisasi 56%.

Realisasi yang hampir sama juga terjadi pada penerimaan dari bea balik nama yang tahun ini ditargetkan sebesar Rp980 miliar.”Target ini memang agak berat.Karena selain memang dipatok terlalu tinggi, kondisi masyarakat memang belum baik,”kata dia di Semarang kemarin.

Sari S, Agus Joko

show all Berita

Others Berita


1.

Hadapi MEA, Iperindo Minta PPN Dihapus
Harian Kontan, 22 Juli 2014

JAKARTA. Asosiasi galangan kapal yang tergabung dalam Indonesia Ship Building and Offshore Association (Iperindo) mendesak pemerintah menghapus pajak pertambahan nilai (PPN) dan ...

2.

Insentif Pajak Ekspor Minim
Harian Kompas, 21 Juli 2014

BANDUNG, KOMPAS — Kinerja ekspor produk-produk industri dari Indonesia selama ini kalah dibandingkan produk industri dari negara pesaing seperti Tiongkok dan Vietnam. ...

3.

Awal Juli, Penerimaan Pajak Rp 472,44 Triliun
Harian Kontan, 18 Juli 2014

JAKARTA. Kinerja realisasi penerimaan pajak masih jauh dari target. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP), per 8 Juli 2014, realisasi penerimaan pajak ...

4.

Pemilik Eks Bank Pacific Gugat Pajak
Harian Kontan, 17 Juli 2014

Bank sudah dilikuidasi tahun 1997, tapi masih ada tagihan pajak JAKARTA. Pemilik saham eks PT Bank Pasific, Handara Joeliardi S menggugat Direktorat ...

5.

Pemisahan Ditjen Pajak Oleh Pemerintahan Baru
Bisnis.com, 17 Juli 2014

JAKARTA--Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan pemisahan Direktorat Jenderal Pajak dari Kementerian Keuangan perlu dibahas pada pemerintahan baru, setelah Kabinet Indonesia Bersatu II. ...

show all Berita