Berita

Share :

Harian Seputar Indonesia, 16 September 2011


Kanwil DJP Jatim I Incar Penerimaan Pajak Rp12,4 Triliun

SURABAYA – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jatim I tahun 2011 ini mengincar penerimaan pajak sebesar Rp12,4 triliun. Per 15 September 2011, penerimaan pajak sudah mencapai Rp7,7 triliun.

Capaian penerimaan pajak ini naik Rp1 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu yang menyentuh level Rp6,7 triliun. Kepala Kanwil DJP Jatim I Suharno mengatakan, pihaknya optimistis target penerimaan pajak mampu tercapai. Mengingat tingkat kepatuhan masyarakat terhadap pajak terus meningkat. Kepatuhan mengisi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak saat ini tumbuh pada angka 60%.Awal tahun 2011, data jumlah wajib pajak orang pribadi sebanyak 434.410. Jumlah ini naik dibanding tahun lalu 2010 sebanyak 401.000. Sedangkan wajib pajak badan tahun ini sebanyak 72.630. Kontribusi pajak mayoritas berasal dari pajak badan sebesar 60%.

Disusul PPN sebesar 30%, pajak karyawan 8% dan personal 3%.“Kita optimistis, penerimaan pajak hingga akhir tahun ini akan tumbuh 18 persen,” katanya disela pra launching Sensus Pajak Nasional (SPN) di kantor Kanwil DJP Jatim kemarin. Pajak menjadi salah satu sumber utama pendapatan negara. Guna mendorong tingkat penerimaan pajak, Kanwil DJP Jatim I pada awal Oktober 2011 mendatang berencana menggelar SPN. Tahap awal akan digelar selama tiga bulan hingga Desember 2011.

Sasaran pertama Kanwil DJP Jatim I dari sensus yang berlaku secara nasional ini adalah sentrasentra ekonomi yang ada di Surabaya. Sensus sentra ekonomi ini juga bertujuan untuk memetakan potensi ekonomi kota pahlawan ini. Suharno mengungkapkan, SPN ini melibatkan 13 kantor pelayanan pajak di Surabaya yakni 1 kantor pajak pratama dan 12 kantor pajak madya. Anggaran SPN selama tiga bulan mendatang, per kantor pajak madya sebesar Rp90 juta, sedangkan untuk pratama Rp100 juta. Jumlah personel yang diterjunkan untuk SPN per kantor pajak madya sebanyak 30 orang.

Per kantor layanan diharuskan melakukan SPN terhadap 5.000 bidang usaha. “Tahun ini kita mencoba selesaikan dulu yang sentra-sentra ekonomi.Sepanjang tahun 2012 mendatang, SPN akan lakukan untuk sektor-sektor lainnya,”imbuhnya. Kepala Bidang P2 Humas Kanwil DJP Jatim I Janti Saragih menambahkan,sentra-sentra ekonomi yang ada di Surabaya diharapkan memberi kontribusi yang besar terhadap pajak.

Apalagi saat ini sentra ekonomi tumbuh subur di Surabaya, seperti berdirinya malmal yang hampir memenuhi semua penjuru kota. Dengan SPN, akan tergambar dengan jelas potensi ekonomi mana saja yang berkembang. “SPN ini sekaligus untuk menumbuhkan kepedulian terhadap pajak,”terangnya.

show all Berita

Others Berita


1.

Masih Berkasus Pajak, Berau Optimistis Ekspor
Harian Kontan, 18 September 2014

JAKARTA. PT Berau Coal, perusahaan pemegang konsesi perjanjian karya pengusahaan pertambangan batubara (PKP2B) tengah tersangkut persoalan tunggakan pajak senilai Rp 72 miliar. ...

2.

Piutang Pajak Negara Harus Ditagih Lunas
koran-jakarta.com, 18 September 2014

JAKARTA – Meningkatnya nilai penyisihan piutang tidak tertagih, termasuk di dalamnya piutang pajak negara, harus menjadi perhatian serius pemerintah mendatang. Sebab, sebagian ...

3.

Ditjen Pajak dan Polda Banten Jalin Kerja Sama Penegakan Hukum
detikfinance.com, 17 September 2014

Serang -Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Banten menjalin kesepakatan bersama dengan pihak Kepolisian Daerah Banten. Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong kepatuhan ...

4.

Tumbelaka Tegaskan Sweeping Pajak Kendaraan Mewah Luar Daerah
beritamanado.com, 17 September 2014

Manado – Walaupun sangat mendukung pelaksanaan sweeping pajak kendaraan oleh pihak Dispenda, namun Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka menyatakan agar Dispenda ...

5.

Petani Kecil Tetap Terbebas dari PPN
Harian Kontan, 16 September 2014

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) menolak pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10% terhadap produk pertanian. Alasannya, pengenaan PPN 10% dapat merugikan petani. ...

show all Berita