Berita

Share :

Kontanonline.com, 12 Januari 2011


Aturan tax holiday akhirnya keluar

JAKARTA. Kabar baik bagi pengusaha dan calon investor. Kemarin, pemerintah mengumumkan payung hukum ketentuan pembebasan pajak penghasilan untuk jangka waktu tertentu alias tax holiday bagi penanaman modal baru di Indonesia.

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2010 tentang Penghitungan Penghasilan Tidak Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan dalam Tahun Berjalan. Beleid ini terbit akhir Desember 2010 dan berlaku awal tahun 2011. Pemberian fasilitas tax holiday itu merupakan salah satu paket dari delapan paket kebijakan perpajakan tahun 2011.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan, berbekal PP Nomor 94/2010 tersebut, Kementerian Keuangan mempunyai dasar hukum untuk memberikan tax holiday. Maklum saja, Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan tidak mengatur tax holiday.

Kendati begitu, Agus menandaskan, pemberian fasilitas tax holiday tersebut akan dilakukan secara hati-hati dengan kriteria yang ketat. Jika melenceng, salah-salah pendapatan negara hilang.

Direktur Peraturan Perpajakan II Syarifuddin Alsjah menyebutkan, minimal ada lima kriteria investor yang berhak menikmati tax holiday. Pertama, penanaman modal di industri baru. Kedua, industri pionir. Ketiga, belum mendapatkan fasilitas pajak. Lalu keempat, memperkenalkan teknologi baru. Kelima, memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional.

Selain tax holiday, pemerintah juga memberi diskon pajak bagi perusahaan yang menggelar program tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR). Ketentuan itu tertuang dalam PP No 93/2010. Sumbangan bagi korban bencana alam, fasilitas pendidikan, olahraga dan infrastruktur sosial bisa dipakai pengurang pajak. "Sumbangannya maksimal 5% dari laba," ucap Syarifuddin. Jadi, sering-sering saja beramal.

show all Berita

Others Berita


1.

Penerimaan Pajak Terganggu LCGC
Harian Kontan, 30 September 2014

JAKARTA. Penerimaan pajak tahun ini masih jauh dari target. Direktorat Jenderal Pajak menyatakan, penerimaan pajak per 26 September, baru mencapai Rp 683 ...

2.

Penerimaan Pajak Masih Jauh Dari Target
republika.co.id, 30 September 2014

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak hingga 26 September 2014 baru Rp683 triliun, masih jauh dari target ...

3.

Insentif PPN Smelter Tak Pengaruhi Pajak
Harian Kontan, 29 September 2014

JAKARTA. Permintaan pengusaha pertambangan agar pemerintah membebaskan pajak pertambahan nilai (PPN) atas produk smelter diperkirakan tak mengganggu penerimaan pajak. Soalnya, selama ini ...

4.

Hindari Denda Pajak 2 Persen
Sriwijaya Post, 29 September 2014

SRIPOKU.COM, MARTAPURA –Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten OKU Timur mengingatkan kepada Wajib Pajak (WP) agar segera membayar pajak sebelum jatuh tempo pembayaran ...

5.

Pajak Ekspor Dihapus, Harga CPO Melonjak
Harian Kontan, 26 September 2014

JAKARTA. Harga minyak sawit mentah alias crude palm oil (CPO) semakin mekar. Harga minyak nabati ini bertengger di level tertinggi enam pekan, ...

show all Berita