Berita

Share :

Koran Jakarta, 26 Nopember 2010


Mabes Polri Sita Rumah dan Mobil Gayus

JAKARTA - Mabes Polri menyita rumah, mobil, dan uang Gayus yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi dan suap para wajib pajak yang ditanganinya. Penyitaan tersebut di luar uang dan perhiasan 74 miliar rupiah dari deposito Gayus, yang telah disita sebelumnya. Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Iskandar Hasan, penyitaan terhadap rumah, mobil, dan uang tersebut sudah dilakukan sejak beberapa hari yang lalu.

”Disita surat-surat tanahnya, namun penghuninya tetap dipersilakan untuk menghuni rumah tersebut,” kata Iskandar di Mabes Polri,Kamis (25/11). Iskandar mengatakan pihaknya belum mengetahui secara pasti berapa jumlah harta yang disita. Yang jelas, kata Iskandar, uang dan perhiasan 74 miliar rupiah yang sebelumnya disita Gayus telah dimasukkan ke rekening penampungan khusus. ”Jadi tidak disimpan di rekening Polri dan kejaksaan, tetapi di rekening penampungan khusus.

Karena disimpan di rekening khusus, uang tersebut tidak bertambah,” ujar Iskandar. Ditanya tentang asal usul uang Gayus, Iskandar mengatakan, selama diperiksa, Gayus belum pernah mengatakan asal uang tersebut. ”Dari siapa saja, Polri belum tahu,” kata Iskandar. Menurutnya, Mabes Polri akan melakukan gelar perkara kasus Gayus Halomoan Tambunan, pada Jumat (26/11).

Dalam gelar perkara tersebut, Polri rencananya menyampaikan semua hambatan dalam penyidikan selama ini. “Pada gelar perkara tersebut, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) diundang, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum diundang, pejabat internal semuanya diundang, yaitu Propam, Irwasum. Semua diundang,” paparnya.

Perkara kasus Gayus yang digelar, kata Kadiv Humas, di antaranya mafi a pajak, mafia hukum, dan suap. Terakhir, Gayus tersandung kasup suap ke sembilan anggota Polri. Bareskrim Mabes Polri juga akan membedah kasus Gayus secara keseluruhan dengan kejaksaan, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, dan penasihat ahli Polri pada pekan depan.

”Dalam bedah kasus tersebut, akan dipaparkan apa saja yang sudah dilakukan Polri, kendala dan hambatannya apa saja, dan apa usulan dari para pihak. Selain itu, apa akan ada pembagian-pembagian dengan pihak lain, dalam penanganan kasus tersebut, akan dilihat dalam bedah kasus tersebut,” ujar Iskandar. Bukan Intervensi Disinggung soal kedatangan Satgas Mafia Hukum ke Mabes Polri pada Rabu (24/11), Iskandar menegaskan bahwa kedatang an tersebut bukan untuk meng intervensi kasus Gayus HP Tambunan.

”Satgas datang ke mari bukan intervensi. Saya sampaikan dia tidak punya kewenangan untuk memeriksa, investigasi itu tidak ada, tapi kalau dia wawancara bolehboleh saja,” katanya. Menurutnya, kehadiran Satgas Pemberantasan Mafia Hukum itu se suatu yang wajar dan bagus se kali. ”Diharapkan ke depan kerja samanya lebih bagus lagi,” katanya.

show all Berita

Others Berita


1.

Petani Kecil Tetap Terbebas dari PPN
Harian Kontan, 16 September 2014

JAKARTA. Kementerian Pertanian (Kemtan) menolak pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10% terhadap produk pertanian. Alasannya, pengenaan PPN 10% dapat merugikan petani. ...

2.

Krakatau Posco Energy Harapkan Pembebasan Pajak
Harian Kompas, 16 September 2014

JAKARTA, KOMPAS — PT Krakatau Posco Energy berharap dapat diikutsertakan sebagai perusahaan yang layak mendapatkan fasilitas pembebasan pajak. Perusahaan yang bergerak dalam ...

3.

Gunakan Surveyor Bodong, Ratusan Triliun Pajak Pertambangan Melayang
Harian Kompas, 16 September 2014

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sucofindo (Persero) memperkirakan ada ratusan triliun rupiah pajak pertambangan yang tidak masuk ke kas negara. Pasalnya, perusahaan pertambangan ...

4.

Sindiran Bos AirAsia Soal Pajak Impor Komponen Pesawat di RI
detikfinance.com, 15 September 2014

Jakarta -Banyak kalangan maskapai penerbangan dalam negeri yang menolak pemberlakukan bea masuk untuk impor komponen pesawat di Indonesia. Termasuk CEO Group AirAsia, ...

5.

Pajak Mahal, Harga Moge Victory Naik Hingga Rp 200 Juta
detik.com, 15 September 2014

Jakarta -Di awal tahun lalu, pemerintah menaikkan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Kenaikan ini sudah pasti membuat pabrikan sepeda motor gede (moge) ...

show all Berita